office alone? aaaaa

well.. karena tuntutan pekerjaan dan hati, sampai mengharuskan gue ngantor di hari libur yang seharusnya jadi libur panjang bagi orang2 yg berkantor di tempat lain. tidak di tempat gue, yang cukup ‘fair’ dalam menetapkan hari kerja *yeah right* karena percuma, libur di jumat, sabtu teteeeppp… bravo!

ada baiknya sih, kadang dengan begitu gue bisa curi-curi waktu buat jalan >:) heran, kenapa sih susah bener mengurangi jam jalan? kalo bisa kan, otomatis jg mengurangi biaya. maklum, dari dulu masalah yg satu itu adalah masalah nomor satu yg bikin susah hidup gue selama ini.

ok, back to the topic, waktu ngantor di hari libur kali ini adalah waktu terpendek dalam sejarah perngantoran hehehe.. you know what? it’s just because i was afraid being alone in that building. with no sound at all, the building seems create its own sound, which is absoulutely weird, spooky sound.

ketika masuk gerbang, satpam menyerahkan serenceng kunci gedung *hmm saat itu terpikir, wah sendiri nih, ah.. nevermind, its ok*, gue selalu menganggap diri sendiri cukup berani menghadapi hal-hal seperti itu. selama ini sering berakhir sendiri di kantor, tp blm pernah di hari libur seperti ini, dan biasanya awalnya pasti ada temen, jadi hanya meneruskan sisa waktu sendiri. sempet absen dulu karena terpikir akan lama dikantor, hingga layak absen (biasanya males absen krn sebentar heheh)

begitu sampe di pintu utama gedung, ternyata memang masih dikunci, tadinya gak nyangka bahwa gedung memang blm dimasuki satu manusiapun, even satpam yg biasanya ngecek karena lampu di lobi bawah masih menyala semua. ok, pilih2 kunci, dapet dan langsung buka pintu, masuklah. naik tangga, dengan memberanikan diri langsung menuju ruangan yg letaknya diujung dan pojok (udah di ujung, pojok pula!) melalui lorong2 gelap. sempet lama berusaha membaca merek kunci pintu ruangan sampai akhirnya terbaca, kemudian berusaha mencari kunci yang cocok (bener2 berusaha, karena kurangnya cahaya yg masuk), tp akhirnya putus asa, dan kembali ke lobi mencari tempat yg terang untuk melihat kunci2 yg ada. ketemu, eh, tp tunggu dulu, ternyata ada banyak kunci dengan merek yg sama, halah! ya sudahlah!

dengan pertimbangan batere laptop masih tahan lama dan dengan maksud nunggu temen yg bakal nemenin dateng, akhirnya terduduk di sofa lobi berusaha menyatukan pikiran dan mengerjakan apa yg bisa dikerjakan offline. saat itu waktu menunjukkan pukul 09.30 pagi hari.

sekitar 10 menit bekerja, diiringi suara2 aneh yg biasa kita dapati di kantor2 dengan penyekat2 non permanen, yg lama kelamaan mengganggu konsentrasi, akhirnya gue putusin untuk pasang lagu (untung ada! heheh). agak mendingan, fiuh. namun gak lama, kembali konsentrasi terpecah krn suara2 itu semakin bervariasi, kadang datang dari arah kanan, which is from my office space (lorong yg gelap), atau dari arah depan yaitu arah ke toilet dan ke tangga menuju lantai3 yg biasanya kita gunakan untuk fitness, dan dari arah kanan, ruangan para direksi. suara sekat2 berkeretak, yg kalo di hari kerja kita maklumi dan lewatkan begitu saja, namun saat itu, dalam suasana seperti itu, bisa dibayangkan pikiran2 yg memaksa muncul, dan halusinasi2 yg mungkin tercipta.

tetap bertahan, beranikan diri. suara berkeretak kadang diselingi suara seperti barang jatuh yg cukup keras. sempat sekilas seperti melihat ‘something’ moved from the darkness on the left, or its just an illusion, dunno. saat itu terpaksa menenangkan pikiran, menjauhkan dari hal2 yg menakutkan. tp hati dan otak udah gak kompak. hampir menyerah, rasanya ingin lari, tp hal itu akan membuat keadaan jadi lebih parah, maka kembali berjuang memfokuskan pikiran.

terpikir:
kerja di mobil sajakah? gak asik banget!
kerja di gedung cabang jakarta? gak ada edp gak enak jg gangguin dept lain.
pulang? malu dong๐Ÿ˜›
ke salon? ahhhh, thats it!

saat itu pukul 10 kurang 5 menit (baru jg 25 menit duduk haha!). telp temen blg kalo mending gak usah dateng krn gue bakal ke salon. eh ternyata dia malah mo ngikut. thats better. jemput sambil nebeng ngecharge hp yg lobet n nerusin kerjaan sementara dia mandi dan siap2. dan kita br berangkat hampir jam 11.

well.. enough said. the rest will be mine only๐Ÿ˜‰ all i wanna say is, never work in public holiday. maybe its not work for u, but it works for me hehehe.. ternyata gue penakut! haha..

~ by morningd3w on June 12, 2007.

4 Responses to “office alone? aaaaa”

  1. aduh bik, itu kebiasaan nyalonnya gak berkurang!!
    ingat2 ya๐Ÿ™‚ jgn terulang lagi masa lalu

  2. Hahahaha…Bik, Bik..makanya, minta akses dial up aja dari kantor biar bisa kerja dari rumah (tapi kalo ini lebih impossible lagi kali ya, buat elu..hahahaha). Elu tuh, jalan-jalan mulu, katanya mo ngirit :p. BTW, Bik, ada jalan-jalan lagi nih, ke Karimun Jawa. Rada mahal, sih 800an, bulan Juli. Berminat?๐Ÿ˜‰.

  3. mmm.. tertarik bangettt.. but.. hiks.. itu bulan2 sibuk gueeeeeee :((

  4. Yaaaaa….pergi sendiri lagi daaah. Kalo gue liat kondisi kantong dulu, sih ;)).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: